Tidak semua serat dapat dicerna tapi serat sangat penting untuk anak-anak karena dapat melancarkan buang air dan membuat perut terasa kenyang.
Diet makanan berserat dapat melindungi anak dari penyakit kronis di kemudian hari. Walaupun, rekomendasi kebutuhan serat untuk anak–anak adalah 19–25 g per hari sama dengan kebutuhan orang dewasa), tujuan yang lebih realistis adalah mengikuti “aturan 5”: Tambahkan lima pada umur anak secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan seratnya per hari. Sebagai contoh, seorang anak berusia 4 tahun seharusnya mendapat paling tidak 9 g serat setiap harinya–jumlah itu sebanding dengan 2 iris roti gandum, setengah gelas strawberry, dan setengah cangkir nasi merah.
Sumber Terbaik:
Buah segar (raspberry, blackberries, pears, oranges, dan apel merupakan beberapa pilihan yang terbaik), sereal kacang kaya serat, kacang, lentil, kacang chickpea, pasta dan roti gandum, minuman gandum, popcorn, kacang, biji rami bubuk, ubi jalar, kacang polong.
Tip Jitu:
• “Sarapan dengan sereal biasanya merupakan cara nomor satu bagi anak untuk mendapatkan banyak serat,” ujar Sarah Krieger, RD, juru bicara American Dietetic Association. Cari sereal yang paling tidak memiliki sedikitnya 5 g untuk siap saji. Campurkan dengan sereal yang disukai anak untuk memperlancar transisi–dan tambahkan beberapa potongan buah di atasnya.
• Idealnya, anak mengonsumsi sedikitnya saty makanan kaya serat di setiap makan utama dan snack, ujar Swinney. Gagasan yang cocok untuk anak: roti pita gandum bentuk segitiga dengan hummus (kandungan serat pada 2 sdm hummus sama banyaknya dengan setengah cangkir nasi merah).
[sumber: parentsindonesia.com]












Best Small Medium Enterprise Indonesia

